Home Featured Menstimulasi Otak dengan Gelombang Suara
formats

Menstimulasi Otak dengan Gelombang Suara

Ada tiga macam cara yang bisa digunakan untuk menstimulasi otak kita. Dua teknologi audio dan satu teknologi visual. Di sini saya hanya akan menjelaskan teknologi simulasi otak dengan suara saja, karena memang itulah yang paling mudah dan murah untuk diaplikasikan.
Setau saya sampai saat ini ada dua jenis teknologi audio yang digunakan untuk menstimulasi otak, dan dipakai dalam aplikasi soundtherapy, yaitu Binaural Beats dan Isochronic.

Binaural Beats
Prinsipnya: apabila 2 gelombang frekwensi f1 dan f2 (telinga kanan dan kiri ) dipadukan menjadi satu, maka secara matematik akan diperoleh hasil sebagai berikut :
* frekwensi dasar yaitu f1 dan f2.
* kelipatan atau harmonik ganjil dari masing2 frekwensi yaitu 3f1, 5f1 dst dan 3f2, 5f2 dst
* selisih dan jumlah dari kedua frekwensi dasar tersebut ( f1 1; f2) dan (f1+f2).
Tergantung dari aplikasi matematis tersebut, pada penggunaan dan perhitungan untuk otak maka yang direspon hanya f1 dan f2 sebagai suara biasa dan ( f1 ; f2 ) yang akan direspon oleh otak sebagai gelombang gamma, beta, alpha, theta atau delta misalnya f1 = 400 hz dan f2 = 410 hz , maka f = 10 Hz direspon otak sebagai gelombang alpha. Maka selisih dua frekwensi yang berbeda ini disebut binaural beat atau pelayangan 2 sinyal. Binaural beat ditemukan dan diselidiki pertama kali oleh Heinrich Wilhelm Dove pada tahun 1839.

Gelombang Isochronics (Monoaural Beat)
Karena dengan sistim binaural beat diperlukan dua headphone stereo (kiri dan kanan) atau pemasangan pengeras suara (speaker) yang dipasang tepat disamping kiri dan kanan, agar otak merespon cukup baik, maka sistim ini kurang nyaman bagi beberapa orang. Maka dipilih cara lainnya yang lebih baik, yaitu dengan sistem Isochronics

Pada gelombang isochronic, maka baik suara yang didengar ditelinga kiri maupun kanan akan memiliki frekwensi suara dan amplitudo yang sama, hanya kedua sinyal tersebut dimodulasikan dengan impuls/switch on/off (hidup/mati) dengan batasan-batasan irama gelombang otak (beta, alpha, theta, delta) tersebut disesuaikan dengan target-batasan aktifitas mental yang akan dicapai seseorang.

Stimulasi gelombang otak yang memakai sistim isochronic punya kelebihan tersendiri yaitu tidak memerlukan headphone stereo. Cukup yang speaker/headphone mono atau 1 headphone atau mono-speaker saja hasilnya sudah sama dengan dua headphone stereo jika menggunakan sistem binaural.

Kedepannya saya akan bagikan info dan linkdownload dari beberapa software dan file-file audio mp3 yang digunakan dalam soundtherapy, audio-audio ini dapat digunakan untuk menciptakan kondisi dan suasana (mood), maupun beberapa kondisi kesadaran, misalnya : semangat, ngantuk, ketenangan, lucid dream, deep meditation, kreatifitas, dan kondisi gelombang otak misalnya alpha, beta, tetha, dll.

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

All original content on these pages is fingerprinted and certified by Digiprove